Senin, 25 Februari 2013
-->
Pendahuluan
149
Bioteknologi
adalah penggunaan biokimia, mikrobiologi, dan rekayasa genetika secara terpadu,
untuk menghasilkan barang atau lainnya bagi kepentingan manusia.
Biokimia
mempelajari struktur kimiawi organisme. Rekayasa genetika adalah aplikasi
genetik dengan mentransplantasi gen dari satu organisme ke organisme lain.
Ciri
utama bioteknologi:
1.
Adanya aBen biologi berupa mikroorganisme, tumbuhan atau hewan
2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri
3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian
2. Adanya pendayagunsan secara teknologi dan industri
3. Produk yang dihasilkan adalah hasil ekstraksi dan pemurnian
Gbr. Kegunaan Bioteknologi untuk
memenuhi kebutuhan manusia
Perkembangan
bioteknologi :
1.
|
Era
bioteknologi generasi pertama Þ
bioteknologi sederhana.
Penggunaan mikroba masih secara tradisional, dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan.
Contoh:
pembuatan tempe, tape, cuka, dan lain-lain. |
2.
|
Era
bioteknologi generasi kedua.
Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril.
Contoh:
a. produksi bahan kimia: aseton, asam sitrat b. pengolahan air limbah c. pembuatan kompos |
3.
|
Era
bioteknologi generasi ketiga.
Proses dalam kondisi steril.
Contoh:
produksi antibiotik dan hormon |
4.
|
Era
bioteknologi generasi baru Þ bioteknologi baru.
Contoh: produksi insulin, interferon, antibodi monoklonal |
Bioteknologi
Dalam Produksi Pangan
1.
MAKANAN BAHAN SUSU
....Prinsipnya adalah
memfermentasi susu menghasilkan asam laktat.
1.
|
Keju
Mikroba: Propiabacterium (bakteri asam laktat) yang juga berperan memberi rasa dan tekstur keju. |
2.
|
Yoghurt
Mikroba: 1. Lactobacillusbulgaris Þ pemberi rasa dan aroma ........... 2. Streptococcus thermophilus Þ menambah keasaman |
3.
|
Mentega
Mikroba: Leuconostoc cremoris |
Gbr. Tahap-tahap dasar pembuatan
minuman anggur merah
2.
MAKANAN NON SUSU
1.
|
Roti, asinan, dan
alkohol (bir, anggur "wine", rum), oleh ragi
|
2.
|
Kecap, oleh
Aspergillus oryzae
|
3.
|
Nata
de Coco, oleh Acetobacter xilinum
Prinsipnya
adalah pemecahan amilum oleh mikroba menghasilkan gula, yang kemudian
difermentasi
|
4.
|
Cuka,
oleh Acetobacter aseti
Alkohol difermentasi dalam kondisi aerob |
Bioteknologi
Dalam Industri
1.
|
Asam
Sitrat
mikroba
: Aspergillus niger
bahan : tetes gula dan sirup Fs. Asam Sitrat : pemberi citarasa, pengemulsi susu, dan antioksidan. Umumnya asam ini banyak terdapat pada jeruk. |
||||||||
2.
|
Vitamin
- B1 oleh Assbya gossipii - B12 oleh Propionibacterium dan Pseudomonas |
||||||||
3.
|
Enzim
|
Protein
Sel Tunggal
PROTEIN
SEL TUNGGAL (Single Cell Protein = SCP)
adalah
makanan berkadar protein tinggi, berasal dari mikroorganisme
Contoh:
1. Mikoprotein dari Fusarium
.............. Substrat: tepung gandum dan ketan
.............. Substrat: tepung gandum dan ketan
............2.
Spirulina dan Chlorella
Kelebihan
SCP:
1.
Kadar protein lebih tinggi dari protein kedelai atau hewan
2. Pertumbuhan cepat
2. Pertumbuhan cepat
Gbr. Diagram umum proses/tahapan
produksi SCP
Rekayasa
Genetika / ADN Rekombian
Vektor,
berupa plasmid bakteri atau viral ADN virus.
Gbr. Pembuatan plasmid dan mekanisme penyisipan gen
Gbr. Pembuatan plasmid dan mekanisme penyisipan gen
- Bakteri,
berperan dalam perbanyakan plasmid melalui perbanyakan bakteri.
Gbr. Pemisahan DNA oleh enzim restriksi - Enzim, terdiri
dari enzim RESTRIKSI (pemotong plasmid/ADN) dan enzim LIGASE (penyambung
ptongan-potongan ADN)
Gbr. Proses produksi insulin manusia
dengan rekayasa genetika
Bioteknologi
Dalam Kedokteran Dan Produksi Obat
1.
|
Antibodi
Monoklonal
adalah
antibodi sejenis yang diproduksi oleh sel plasma klon sel-sel b sejenis. Antibodi ini dibuat oleh
sel-sel hibridoma (hasil fusi 2 sel berbeda; penghasil sel b Limpa dan sel mieloma) yang
dikultur.
Bertindak sebagai antigen yang akan menghasilkan anti bodi adalah limpa. Fungsi antara lain diagnosis penyakit dan kehamilan |
2.
|
Terapi
Gen
adalah
pengobatan penyakit atau kelainan genetik dengan menyisipkan gen normal
|
3.
|
Antibiotik
Dipelopori
oleh Alexander Fleming dengan penemuan penisilin dari Penicillium notatum.
-
Penicillium chrysogenum Þ memperbaiki
penisilin yang sudah ada.
.......................................Dilakukan dengan mutasi secara .......................................iradiasi ultra violet dan sinar X. - Cephalospurium ..................Þ penisilin N. - Cephalosporium ..................Þ sefalospurin C. - Streptomyces .....................Þ streptomisin, untuk pengobatan TBC |
4.
|
Interferon
Adalah
antibodi terhadap virus. Secara alami hanya dibuat oleh tubuh manusia. Proses
pembentukan di dalam, tubuh memerlukan waktu cukup lama (dibanding kecepatan
replikasi virus), karena itu dilakukan rekayasa genetika.
|
5.
|
Vaksin
Contoh:
Vaksin Hepatitis B dan malaria.
Secara konvensional pelemahan kuman dilakukan dengan pemanasan atau pemberian bahan kimia. Dengan bioteknologi dilakukan fusi atau transplantasi gen. |
Gbr. Tahapan sintesis vaksin yang
direkayasa secara genetika
Bioteknologi
Penambangan / Biohidrometalurgi
Thichacillus
ferrooxidan berperan
memisahkan logam dari bijihnya atau kotoran sehingga didapat logam berkualitas
tinggi. Sebagai contoh pada tembaga (Cu).
...................................................................aktivitas
Reaksi: CuFeS2 + 2 Fe2(SO4)3 + 2 H2O + 3 O2 ———————————> CuSO4 + 5 FeSO4 + 2 H2SO4 + Energi
Reaksi: CuFeS2 + 2 Fe2(SO4)3 + 2 H2O + 3 O2 ———————————> CuSO4 + 5 FeSO4 + 2 H2SO4 + Energi
.................................................aktivitas
CuSO4 + 2 Fe+ + H2SO4 + Energi ———————————> 2 FeSO4 + Cu2+ + 2 H+
CuSO4 + 2 Fe+ + H2SO4 + Energi ———————————> 2 FeSO4 + Cu2+ + 2 H+
Thiobacillus
ferrooxidan bersifat
kemolitotrof
Bioteknologi
Penambangan / Biohidrometalurgi
Thichacillus
ferrooxidan berperan
memisahkan logam dari bijihnya atau kotoran sehingga didapat logam berkualitas
tinggi. Sebagai contoh pada tembaga (Cu).
...................................................................aktivitas
Reaksi: CuFeS2 + 2 Fe2(SO4)3 + 2 H2O + 3 O2 ———————————> CuSO4 + 5 FeSO4 + 2 H2SO4 + Energi
Reaksi: CuFeS2 + 2 Fe2(SO4)3 + 2 H2O + 3 O2 ———————————> CuSO4 + 5 FeSO4 + 2 H2SO4 + Energi
.................................................aktivitas
CuSO4 + 2 Fe+ + H2SO4 + Energi ———————————> 2 FeSO4 + Cu2+ + 2 H+
CuSO4 + 2 Fe+ + H2SO4 + Energi ———————————> 2 FeSO4 + Cu2+ + 2 H+
Thiobacillus
ferrooxidan bersifat
kemolitotrof
Bioteknologi
Dalam Pemberantasan Hama
Dalam
membatasi pemakaian pestisida, dilakukan upaya pemberantasan hama secara
biologi antara lain penggunaan musuh alami dan menciptakan tanaman resisten
hama.
1.
|
Bacillus
thuringiensis Þ menghasilkan
bioinsektisida yang toksin terhadap larva serangga.
-Transplantasi gen penghasil toksin pada tanaman menghasilkan ..tanaman yang bersifat resisten hama serangga. - Kristal (racun Bt) diolah menjadi bentuk yang dapat disemprotkan ..ke tanaman. Racun akan merusak saluran pencernaan serangga. |
2.
|
Baculovirus sp.
Virus disemprotkan ke tanaman. Bila termakan, serangga akan mati dengan sebelumnya, menyebarkan virus melalui perkawinan. |
Skema teknik kultur jaringan sederhana
yang dilakukan
Bioteknologi
Dalam Perbanyakan Tanaman / Kultur Jaringan
Sifat
TOTIPOTENSIAL tanaman, dapat diterapkan untuk kultur jaringan. Kultur jaringan
(sel) adalah mengkultur/membiakkan jaringan (sel) untuk memperoleh individu
baru.
Penemu
F.C. Steward menggunakan jaringan floem akar wortel.
Gambar
1
Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan oleh Steward terhadap tanaman wortel (Daucus carota)
MANFAAT / KEUNTUNGAN KULTUR JARINGAN
Skema teknik kultur jaringan sederhana yang dilakukan oleh Steward terhadap tanaman wortel (Daucus carota)
MANFAAT / KEUNTUNGAN KULTUR JARINGAN
1.
|
Bibit
(hasil) yang didapat berjumlah banyak dan dalam waktu yau~g singkat
|
2.
|
Sifat
identik dengan induk
|
3.
|
Dapat
diperoleh sifat-sifat yang dikehendaki
|
4.
|
Metabolit
sekunder tanaman segera didapat tanpa perlu menunggu tanaman dewasa
|
Pengembangan Tanaman Kebal
Penyakit Dan Mampu Menambat N2 Dari Udara
1.
|
Tanaman
kebal terhadap penyakit, misalnya tembakau kebal terhadap TMV.
Skema rekayasa genetika untuk membuat
tumbuhan kebal virus TMV
|
2.
|
Tanaman mampu
menambat N2.
|
Pemberian
nitrogen dalam bentuk pupuk buatan secara berlebih ternyata berdampak negatif
yaitu:
1.
|
Meningkatkan
tekanan osmosis air tanah
|
2.
|
Meningkatkan
keasaman tanah Þ akibat lanjut
adalah defisiensi Ca, Mg dan K
|
3.
|
Terjadinya
eutrofikasi karena penumpukan NO3 di perairan, jalan keluarnya adalah
dilakukan rekayasa genetika
|
Label: Bioteknologi, Pengetahuan
Chapter 7
Kimia kelas xi ipa bab7
BUFFER
(LARUTAN PENYANGGA/LARUTAN DAPAR)
(LARUTAN PENYANGGA/LARUTAN DAPAR)
▪ Standar Kompetensi
Mendeskripsikan
sifat-sifat larutan, metode pengukuran, serta terapannya.
▪ Kompetensi Dasar
Menyelidiki
sifat larutan penyangga dan menerapkannya untuk menjelaskan peranan larutan
pernyangga dalam tubuh makhluk hidup dan kehidupan sehari-hari.
▪ Indikator
Menyimpulkan
pengertian dan peranan larutan penyangga berdasarkan hasil pengukuran.
▪ Tujuan Pembelajaran
1. Menjelaskan pengertian larutan penyangga dan contohnya.
2. Menjelaskan pembuatan larutan penyangga.
▪ Materi Belajar
7.1 Pengertian Larutan Penyangga
Larutan penyangga adalah :
1. campuran asam lemah dan garamnya atau campuran asam lemah
dan basa konjugasinya.
2. campuran basa lemah dan garamnya atau campuran basa lemah
dan asam konjugasinya.
Contoh larutan penyangga :
▪ Asam
lemah dan garamnya
1. CH3COOH
dan CH3COONa
2. HF
dan KF
▪ Basa
lemah dan garamnya
1. NH4OH
dan NH4Cl
2. NH4OH
dan (NH4)2SO4
Soal : Apakah campuran berikut termasuk campuran penyangga?
1. HCl
dan NaCl
2. NH4OH
dan NaCl
3. CH3COOH
dan NaOH
7. 2 Pembuatan Larutan Penyangga
Ada 2 cara pembuatan larutan penyangga :
1. Campuran asam lemah dan basa kuat (asam lemah bersisa dan
basa kuat habis bereaksi).
2. Campuran basa lemah dan asam kuat (basa lemah bersisa dan
asam kuat habis bereaksi).
Soal : Apakah campuran berikut membentuk larutan penyangga
atau bukan?
1. 10
mL HCOOH 0,2 M + 10 mL NaOH 0,1 M 2. 10 mL NH4OH 0,1 M + 20 mL HCl
0,1 M
3. 100
mL HCOOH 0,1 M + 50 mL KOH 0,2 M.
Label: Pengetahuan
;;
Subscribe to:
Komentar (Atom)












